Archive for the ‘Picture Story’ Category

Learn to love perfectly

Tuesday, December 15th, 2009

Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai,

ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, itulah kesempatan.

Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, itu bukan pilihan, itu kesempatan.

Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, itupun adalah kesempatan.
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut,
bahkan dengan segala kekurangannya, itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.

Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, itu adalah pilihan.
Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu dan tetap memilih untuk mencintainya, itulah pilihan.

Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita.
Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan.

Berbicara tentang pasangan jiwa,

suatu kutipan dari film yang mungkin sangat tepat : “Nasib membawa
kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil”

Pasangan jiwa bisa benar-benar ada.
Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang Yang diciptakan hanya untukmu.
Tetapi tetap berpulang padamu untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak…
Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita,
Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita,
Adalah pilihan yang harus kita lakukan.

Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.

Love is not candlelit dinner, dancing or singing.
Love is not flower or romance.
Love last beyond that stages.
Love is patient, passion and compassion.
Love is compromise and healing.
Love is laughing together when things are good or
smiling together to keep from crying.
When things go wrong, love is forgiving, forgiving and forgiving.
Love is everything we share together, because to me
love will always be you.

To all my girl friends

Thursday, May 22nd, 2008

Pada suatu hari, seorang wanita muda yang baru
saja menikah mengunjungi ibunya, Mereka duduk
di sebuah sofa dan menikmati segelas air teh
dingin.Ketika mereka sedang berbincang-bincang
mengenai kehidupan,pernikaha n,tanggung jawab
dalam hidup serta kewajiban, sang ibu dengan
perlahan menaruh sebongkah es batu ke dalam
gelasnya dan menatap wajah anak perempuannya.

“Jangan lupakan sahabat-sahabat wanitamu.”
nasihatnya, sambil mengaduk-ngaduk daun teh di
bawah gelasnya.

“Mereka akan menjadi orang yang penting bagimu
ketika usiamu makin tua.Tidak peduli seberapa
dalam kau mencintai suamimu, seberapa
banyak anak-anak yang kau miliki, kau masih
tetap harus memiliki sahabat wanita.
Ingatlah untuk berjalan-jalan bersama mereka,
melakukan hal bersama- sama dengan mereka.
Dan ingat bahwa mereka bukan hanya sekedar
sahabat wanitamu, tetapi mereka akan menjadi
saudara, anak dan yang lainnya. Kau akan
membutuhkan sosok wanita yang lain. Wanita
selalu begitu.”

“Sungguh nasihat yang aneh,” pikir si wanita
muda. “Bukankah aku baru saja menikah?
Bukankah aku baru saja bergabung dalam dunia
pasangan-pasangan muda? Sekarang saya adalah
seorang istri, orang dewasa,bukan anak
perempuan kecil yang memerlukan teman main
perempuan lainnya!
Tentu saja keluarga yang akan kami bina dapat
membuat hidup saya lebih berarti.”

Tetapi, ia mendengarkan nasihat ibunya; ia terus
berhubungan dengan sahabat-sahabat wanitanya
dan bertemu dengan semakin banyak sahabat
setiap tahun. Ketika tahun demi tahun berlalu, ia
mulai merasakan betapa benar nasihat yang
diberikan ibunya. Ketika waktu dan keadaan
mengubah keberadaan mereka sebagai wanita
dengan segala misterinya, sahabat-sahabat
wanitanya tetap berada dalam kehidupannya.
Setelah hidup selama 50 tahun dalam dunia ini,
inilah fakta-fakta yang saya dapatkan dari
memiliki sahabat wanita:

Sahabat wanita akan menjaga rahasiamu.

Sahabat wanita akan memberikan nasihat ketika
kau membutuhkannya.

Sahabat wanita tidak selalu mengatakan apa yang
kau lakukan benar, tetapi mereka bersikap jujur.

Sahabat wanita akan terus mengasihimu,
meskipun ada perbedaan pendapat.

Sahabat wanita akan tertawa bersama-sama
denganmu, dan lelucon kosong sama
sekali tidak diperlukan hanya untuk sebuah tawa.

Sahabat wanita akan menolongmu keluar dari
hubungan-hubungan yang buruk.

Sahabat wanita menolongmu mencarikan rumah
tinggal yang baru, membantu mengepak barang
dan pindah.

Sahabat wanita akan membantu membuat sebuah
pesta untuk anak-anakmu ketika mereka menikah
atau memiliki anak, manapun yang lebih dulu
terjadi.

Sahabat wanita akan selalu berada di sampingmu,
dalam suka maupun duka.

Sahabat wanita akan menempuh badai, topan,
panas, dan kegelapan untuk mengeluarkan kau
dari keputusasaan.

Sahabat wanita akan mendengarkan ketika kau
kehilangan pekerjaan atau seorang kawan.

Sahabat wanita akan mendengarkan ketika anak-
anakmu mengecewekanmu.

Sahabat wanita akan menangis bersamamu ketika
orang yang dikasihimu meninggal.

Sahabat wanita menghiburmu ketika kau
dikecewakan oleh banyak pria di dalam
kehidupanmu.

Sahabat wanita membantumu untuk bangkit
kembali ketika pria kau cintai pergi
meninggalkanmu.

Sahabat wanita senang ketika mereka melihatmu
bahagia, dan bersedia mencari dan melemparkan
apa yang tidak membuatmu bahagia.

Waktu berlalu…Kehidupan berjalan..
Jarak memisahkan.. .Anak-anak beranjak dewasa..
Cinta hilang dan pergi..Hati yang hancur..
Karir berakhir..Pekerjaan berganti..
Orang tua meninggal..Rekan- rekan melupakan
kebaikan..

TETAPI, sahabat-sahabat wanita akan terus
mendampinginmu, meskipun waktu dan jarak
yang terpaut sangat jauh. sahabat wanita tidak
akan lebih jauh dari orang-orang yang
membutuhkan.

Thanks to all my friends – Mon-